Posted by PT. Solid Gold Berjangka on Tuesday, 11 October 2016
Peringatan itu datang setelah petinggi militer Amerika Serikat mengumumkan terkait tiga faktor utama yang akan menarik mereka ke dalam Perang Dunia III.
Tabloid populer negara komunis tersebut, Moskovsky Komsomolets, memuat artikel yang mengulas tentang permusuhan di Suriah yang bisa memicu "konfrontasi militer langsung" antar-bangsa dari skala yang sama dengan Krisis Misil Kuba 1962.
Bahkan petinggi militer Amerika dilaporkan mengatakan ancaman dari Rusia, kekuatan militer yang berkembang dari Cina, dan perubahan iklim bisa menjadi faktor yang mengarahkan Amerika ke dalam Perang Dunia III.
Dalam sebuah artikel berjudul "Taruhan Tinggi di Suriah", tabloid milik swasta yang dikritik karena konten sensasionalnya itu memperingatkan bahwa Perang Dunia III bisa pecah.
"Bayangkan saja jika Amerika menyerang Assad secara sengaja ataupun tidak sengaja. Rusia pasti akan bertindak membela sekutunya tersebut yang akan mengarah pada Perang Dunia III," tulis artikel tersebut, seperti yang dilansir Independent.
Hubungan antara Rusia dan Amerika akhir-akhir ini terus memburuk menyusul serangkaian peristiwa yang keduanya selalu berbeda posisi, termasuk masalah Crimea, Ukraina, Yaman, dan Suriah.
Moskovsky Komsomolets merupakan media terlaris di Rusia, dengan penjualan setiap hari mencapai satu juta eksemplar.
Baru-baru ini Putin pernah mengatakan akan menembak jatuh jet tempur Amerika jika mencoba melancarkan serangan udara ke posisi militer Suriah.
Surat kabar Rusia dalam laporannya memperingatkan bahwa Presiden Vladimir Putin memainkan peran di Suriah yang berisiko menyebabkan Perang Dunia III.
Misteri, Inikah Keluarga Rahasia Presiden Vladimir Putin? | PT Solid Gold Berjangkar Cabang Palembang
Foto Alina dengan anak-anak itu direkam sehari sebelum pemilihan parlemen baru-baru ini yang dimenangkan Partai Bersatu Rusia yang didirikan oleh Putin. Situs Uznayvse mengklaim, Alina memang memiliki anak tetapi identitas ayah anak itu masih misteri.
Putin yang mengumumkan perceraian dengan istrinya, Lyudmila, pada 2013, tidak pernah berbicara tentang kehidupan pribadinya.
Mantan atlet senam putri yang dikabarkan menjalin hubungan rahasia dengan Presiden Rusia Vladimir Putin muncul di depan publik untuk pertama kalinya dengan dua anak yang diyakini hasil hubungan keduanya.
Alina, mantan pemenang medali emas senam irama Olimpiade, juga menyangkal hubungannya dengan Putin, meski keduanya pernah terlihat bersama-sama dalam beberapa kegiatan.
Dia jarang muncul di depan umum. Jika dia keluar di tempat umum, dia akan disertai dengan kontrol keamanan ketat yang dikatakan diatur oleh pemerintah.
Alina Kabaeva, 33, yang dikaitkan dengan Putin sejak 2004, terlihat bersama dua anak lelaki saat menyaksikan pertunjukan ice skating di Arena Megasport, Moskow. Saksi mengatakan, Kabaeva tampak mengenakan cincin pernikahan yang coba disembunyikan dari juru kamera.
Namun, rumor tentang hubungan mereka terus tersebar. Pada 2005, Alina dikabarkan telah melahirkan anak laki-laki dari Putin, 63 tahun, setelah tampak langsing dari sebelumnya yang dikabarkan tengah hamil.
Dubes Bahrain Sebut Putin Telah Mengembalikan Kejayaan Rusia di Dunia | PT Solid Gold Berjangkar Cabang Palembang
"Vladimir Putin telah mengembalikan kejayaan Rusia dan perannya di antara kekuatan dunia saat ini. Karena itulah, Putin dihormati oleh rekan-rekannya dan pendapatnya sangat diperhitungkan oleh lawan-lawannya," ujar Ahmed Abdulrahman Saati.
Presiden Rusia Vladimir Putin telah membangun kembali "kejayaan" Rusia dan meningkatkan peran Rusia di arena global serta mendapatkan kepercayaan dan kehormatan dari masyarakat internasional, ujar Duta Besar Bahrain untuk Rusia Ahmed Abdulrahman Saati kepada Sputnik, Jumat (7/10).
Sebelumnya pada hari itu, sebuah spanduk besar yang menampilkan Putin dengan latar belakang bendera nasional Suriah dan frasa "Putin, terima kasih atas perdamaian" terlihat digantung di Jembatan Krymsky Moskow. Sementara itu, spanduk serupa dengan foto Putin telah diturunkan dari Jembatan Manhattan di kota New York pada Kamis (6/10) setelah kepolisian setempat menerima panggilan darurat dari 911.
"Putin adalah seorang yang cinta damai dan tanpa ragu untuk mempertahankan kedamaian. Itulah yang ia lakukan saat ini di Suriah," ujar Saati.
Kepada Sputnik, dubes Bahrain mengaku telah mengirimkan ucapan selamat ulang tahun kepada Putin yang merayakan ulang tahunnya yang ke-64 pada Jumat (7/10), atas nama Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa, pemerintah Bahrain, dan seluruh Kerajaan Bahrain. Ia mengatakan, kepribadian Putin yang sederhana dan bijaksana membuatnya merasa terkesan pada sosok sang presiden Rusia.