Posted by PT. Solid Gold Berjangka on Monday, 14 November 2016
Rosberg, yang dapat memenangi gelar pertamanya dengan kemenangan ketiga secara beruntun di Interlagos, kini hanya perlu finis di peringkat ketiga di Sirkuit Yas Marina dua pekan mendatang untuk mengunci gelar perdananya. "Tidak ada kesalahan, tidak ada masalah, tidak ada yang terpelintir," ucapnya.
"Secara umum saya kedinginan di depan," kata Hamilton, yang kemenangan ke-52 sepanjang kariernya ini. Sukses di Sao Paulo ini membuat dia menghuni peringkat kedua dalam daftar pemenang terbanyak di bawah juara dunia tujuh kali Michael Schumacher (91), namun unggul atas Alain Prost.
Kemenangan ini membuat persaingannya dengan Nico Rosberg untuk memperebutkan gelar Formula 1 kian sengit. Gelar juara pun akan ditentukan di seri terakhir pada GP Abu Dhabi pada 27 November mendatang.
Di belakang dia, terjadi kekacauan pada balapan yang dua kali dihentikan dan dimulai ulang. Terdapat lima periode safety car dan penundaan-penundaan panjang setelah mobil-mobil terganggu oleh banyaknya genangan air.
"Ketika turun hujan, itu biasanya menjadi hari yang bagus untuk saya. Ini merupakan balapan yang sangat mudah, umumnya. Ini begiyu gamblang," ungkap pembalap berusia 31 tahun ini. Juara dunia tiga kali Lewis Hamilton memenangi Grand Prix Brasil yang berlangsung dalam kondisi jalanan basah pada Minggu (13/11) atau Senin dini hari WIB di Sirkuit Interlagos, Sao Paulo.
Ini merupakan kemenangan ketiga secara beruntun dari pole position bagi pembalap Britania ini. Kemenangan pertama kali yang diraihnya di Brasil ini membuat Hamilton hanya tertinggal 12 poin dari Rosberg, yang finis di urutan kedua. Kedua pebalap ini masing-masing mengoleksi sembilan kemenangan sepanjang musim ini.
Ia memimpin sepanjang balapan, hanya terjadi sedikit drama ketika air merembes ke kaca helm bertema Aryton Sennanya pada fase pertama balapan. Ia kemudian mengganti helm setelah pemberhentian pertama.
Ventura: Jangan Samakan Italia dengan Spanyol! | PT Solid Gold Berjangka Cabang Jakarta
Empat gol Gli Azzurri dicetak oleh Ciro Immobile, Antonio Candreva, dan dwigol Andrea Belotti. Hasil ini menempatkan mereka di posisi kedua klasemen Grup G kualifikasi Piala Dunia 2018, di bawah Spanyol.
"Kami butuh gol kelima untuk memicu semangat lagi. Saat bermain kami juga sudah menempatkan enam pemain di daerah lawan, dan bisa dikatakan ini hanya soal sikap," ucapnya.
Tapi seperti yang saya katakan, yang terpenting adalah menang. Saya puas pada kinerja ini," katanya.
Pelatih Italia Giampiero Ventura merasa puas dengan kemenangan telak 4-0 atas Liechtenstein pada Minggu (13/11/2016) dinihari tadi. Ventura menganggap hasil tersebut tak bisa dibandingkan dengan kinerja Spanyol yang pernah membantai lawan yang sama dengan delapan gol.
Eks-pelatih Torino ini tak mempermasalahkan kesulitan yang dihadapi Belotti dan kawan-kawan di babak kedua. Setelah menyarangkan empat gol, Italia gagal mengonversi peluang-peluang di babak kedua.
"Babak pertama sudah bagus, kami mencetak empat gol dan sekurang-kurangnya punya empat peluang. Di babak kedua ada konsentrasi yang besar," kata Ventura. "Hasil yang didapat sisi lain (Spanyol) tidak relevan. Kalau kami berhenti menghitung, kami bisa memiliki dua kali lipat peluang yang diciptakan," ujar Ventura kepada Rai, usai pertandingan.