Posted by PT. Solid Gold Berjangka on Monday, 14 November 2016
Tahun 2017 bakal menjadi tahun perayaan ulang tahun iPhone yang ke-10. Nah, sebuah laporan dari Nikkey Asian Review menyebutkan iPhone 2017 (seri ke-8) bakal mengusung panel OLED di layar seluas 5,5 inci.
Sejak beberapa waktu lalu, banyak pihak berspekulasi bahwa Apple bakal mengganti layar LCD yang selama ini dipakai pada iPhone dengan panel OLED pada iPhone berikutnya yang akan diluncurkan tahun depan.
Hal ini dikonfirmasi pihak Apple bahwa perusahaan rencananya akan mengadopsi layar OLED pada iPhone 2017. Sementara itu, Apple Insider melaporkan Apple bakal berinvestasi cukup besar untuk memasok layar OLED.
Apple sendiri baru menggunakan layar OLED untuk produk Apple Watch dan touch bar pada MacBooc Pro terbarunya. Demikian seperti mengutip Phone Arena, Minggu (13/11/2016),
Sebuah firma investasi J.P Morgan mengungkapkan, pasokan layar OLED Apple akan dibeli dari Samsung. J.P Morgan mencatat, pembelian tersebut dilakukan dalam durasi satu tahun dengan nilai sekitar US$ 4 miliar atau Rp 52,6 triliun.
Sementara itu, layar yang saat ini dipakai pada iPhone, yakni LTPS (poli-silikon bertemperatur rendah) akan tetap digunakan pada unit iPhone dengan layar 4,7 inci serta 5 inci.
Bukan hanya Samsung, pemasok layar OLED lain yang dianggap potensial adalah Sharp. Awal tahun ini, CEO Sharp bahkan menyebutkan bahwa Apple berpindah dari teknologi LTPS ke OLED. Bahkan, perusahaan pemasok layar Japan Display pun mencari pinjaman untuk mengubah produksi ke panel OLED.
Telkomsel Bidik Pengguna TCASH Tumbuh 50% | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar
Direktur Planning and Transformation Telkomsel,Edward Ying mengatakan, kerjasama dengan KFC akan mempercepat adopsi TCASH sebagai metode pembayaran baru secara lebih masif dan memperkuat ekosistem jaringan merchant TCASH dengan teknologi Near Field Communication terbesar yang didukung lebih dari 6.000 gerai merchant. “Inilah salah satu upaya kami dalam menyediakan solusi layanan terdepan sesuai digital lifestylepelanggan sekaligus mendukung Gerakan Nasional Non Tunai yang dicanangkan pemerintah.”ujarnya di Jakarta, kemarin.\
Perluas layanan Tcash Tap, Telkomsel kembali melakukan inovasi dengan menggandeng kerjasama KFC, salah satu jaringan restoran cepat saji dengan basis pelanggan terbesar di Indonesia, untuk memberikan pengalaman bertransaksi baru yang lebih mudah bagi konsumen KFC.
Sebagai informasi sampai saat ini, Tcash Tap telah melayani sekitar satu juta pelanggan Telkomsel dan hingga akhir tahun 2016 diharapkan dapat melayani hingga 1,5 juta pelanggan.”Sampai akhir tahun ini, kita targetkan pelanggan Tcash Tap tumbuh 50%dari jumlah pengguna saat ini,"kata Vice President Mobile Financial Service Telkomsel, Rudy Hamdani.
Mengenai nilai transaksi dari satu juta pelanggan tersebut, Rudy mengaku tak bisa membeberkannya secara detil. Dia hanya bisa memberitahukan bahwa dari satu juta pelanggan Tcash Tap itu, jumlah transaksinya mencapai 400 ribu per bulannya. "Jumlah transaksi kita per bulannya itu 400 ribu. Kita tidak bisa memberitahu soal nilai transaksi, tapi satu transaksinya sekitar Rp50-100 ribuan," ujarnya.
Sedangkan untuk jumlah outlet yang sudah bisa dinikmati dengan menggunakan layanan Tcash Tap berada di angka 6.000 outlet. Sampai saat ini, Tcash terus berupaya untuk menjalin berbagai kemitraan dengan merchant,outlet, para pemain e-commerce, hingga pelaku UKM untuk memasyarakatkan transaksi non-tunai.(bani)