Posted by PT. Solid Gold Berjangka on Wednesday, 16 November 2016
Teknologi serupa sebenarnya sudah diperkenalkan Apple melalui fitur 3D Touch di iPhone 6s. Menurut informasi dari salah satu pemasok Samsung, perusahaan asal Korea Selatan itu memang dikabarkan berencana mengadopsi teknologi force touch pada Galaxy S8.
Terlepas dari seluruh isu tersebut, Galaxy S8 sendiri hampir dapat dipastikan tetap meluncur tahun depan. Meski sempat mengalami penundaan proses pengembangan akibat kasus Galaxy Note 7, Samsung menegaskan telah berfokus pada Galaxy S8. Hanya, informasi mengenai jadwal peluncuran masih menjadi tanda tanya.
Kabar ini juga didukung oleh pernyataan salah seorang eksekutif dari divisi komponen Samsung beberapa waktu lalu. Ia menuturkan teknologi force touch akan hadir di produk andalan Samsung selanjutnya.
Isu mengenai fitur anyar yang akan hadir pada smartphone terbaru besutan Samsung, Galaxy S8, kembali muncul. Kali ini, penerus Galaxy S7 itu disebut-sebut akan mendukung kemampuan force touch.
Karena itu, banyak pihak menduga kehadiran perdana fitur tersebut ada di Galaxy S8. Terlebih, sebelumnya banyak pihak mengatakan Galaxy S8 akan hadir dengan desain dan kemampuan jauh berbeda dari pendahulunya.
"Samsung tengah mempertimbangkan untuk memakai sebagian teknologi dari force touch pada S8, tapi penggunaan secara penuh akan dilakukan dalam satu atau dua tahun mendatang," ujar sumber tersebut seperti dikutip dari Phone Arena, Rabu (16/11/2016).
Salah satu yang paling menarik perhatian adalah ukuran layar. Laporan terbaru menyebutkan bahwa Galaxy S8 akan memiliki bentang layar 5,7 inci, lebih besar ketimbang Galaxy S7 dengan bentang layar 5,1 inci.
Sebagai informasi, beberapa bocoran spesifikasi Galaxy S8 sebenarnya telah bocor di internet.
Nomor model seri dari Galaxy S8 juga sempat muncul di internet. Adalah Evan Blass yang kerap memberikan bocoran melalui akunnya, @evleaks, menyebut nomor model seri smartphone tersebut. Menurutnya, seri Galaxy S8 yaitu Galaxy S8 dan Galaxy S8 Edge akan memiliki nomor model SM-G950 dan SM-G955.
GTN Data Center Raih Sertifikasi Rated 3 | PT Solid Gold Berjangka Pusat
Keberhasilan ini membuktikan keunggulan standar kualitas layanan GTN Data Center yang telah diakui secara internasional sehingga mampu bersaing dengan data center bertaraf internasional lainnya.
Sebagai bagian dari proyek kerjasama dari tiga perusahaan besar yaitu PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), Mitsui & Co., Ltd. dan Mitsui Knowledge Industry Co., Ltd., GTN Data Center didukung teknologi berstandar internasional yang mengacu pada kualitas dan etos kerja bangsa Jepang.
“Hal ini membuktikan kesungguhan dan fokus GTN dalam menyediakan fasilitas dan kualitas layanan terbaik bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia, dengan layanan bertaraf internasional dan teknologi ramah lingkungan. Ditambah lagi penerapan kultur Jepang yang disiplin merupakan jaminan keamanan dari layanan GTN Data Center,” ujar Richard Kartawijaya, CEO Graha Teknologi Nusantara melalui keterangan resminya, Selasa (15/11/2016).
GTN Data Center baru saja mengumumkan bahwa layanan data center yang mereka sediakan berhasil meraih sertifikasi ANSI/TIA-942:2014 Rated 3 dari Enterprise Product Integration Pte Ltd (EPI).