Posted by PT. Solid Gold Berjangka on Friday, 11 November 2016
"Dengan seamless transmission, kami juga mengalami langkah maju dan secara keseluruhan, Suzuki sudah sangat dekat dengan Honda dan Yamaha. Suzuki merupakan motor yang sangat kompetitif dan saya bisa katakan bahwa motor ini adalah Suzuki terbaik dalam sejarah 4-tak MotoGP. Saya sangat sedih harus pergi sekarang!" pungkas Espargaro.
Bersama Maverick Vinales, Espargaro bergabung dengan Suzuki sejak awal 2015, dan rider Spanyol berusia 27 tahun ini dijadikan tombak utama dalam pengembangan GSX-RR. Dikalahkan oleh Vinales sepanjang musim ini, Espargaro justru tampil kian gahar menjelang akhir musim.
Aleix Espargaro mengaku sangat sedih dan kecewa harus pindah ke Aprilia Racing Team Gresini di kala Suzuki Ecstar dan dirinya mengalami performa yang tengah bagus-bagusnya. Kepada MotoGP.com, Espargaro menyatakan bahwa dirinya telah merasakan peningkatan signifikan hanya dalam dua tahun.
"Maverick sangat kompetitif sejak awal musim, dan saya tahu motor kami sangat baik. Saya selalu kehilangan peluang bagus untuk naik podium di setiap pekan balap. Motor kami kini tengah bagus-bagusnya sejak saya datang ke Suzuki, terutama soal mesin, tenaganya sudah jauh meningkat musim ini," ujarnya.
Kakak kandung Pol Espargaro ini pun mengakui bahwa performa GSX-RR kini sudah sangat mendekati RC213V milik Honda dan YZR-M1 milik Yamaha, terbukti dari performa Vinales, yang musim ini sukses mengoleksi empat podium, yang salah satunya merupakan kemenangan di Silverstone, Inggris.
Yamaha Klaim Ada Sisa Kontrak, Lorenzo Dilarang Bicara Ducati | PT Solid Gold Berjangka
Meski kepastian pindah sudah diumumkan sejak pertengahan musim, Lorenzo dilarang membahas setiap hal tentang Lorenzo. Secara logika, memang demikian adanya. Maklum saja, Yamaha pasti sudah banyak berinvestasi sehubungan konteks promosi lewat nama besar Lorenzo hingga kontraknya berakhir. Alhasil,pembalap asal Spanyol itu baru bebas berbicara setelah 31 Desember 2016 ini. Memang sempat ramai diperdebatkan, ketika Lorenzo meminta izin untuk tes lanjutan (di Sirkuit Jerez) setelah sesi Valencia.
Tim Movistar Yamaha membuat aturan keras terkait salah satu pembalapnya Jorge Lorenzo. Juara dunia MotoGP 2015 itu dilarang berbicara segala hal tentang calon tim barunya, Ducati, setidaknya hingga kontrak bersama Yamaha tuntas. Lorenzo memang sudah dipastikan akan hijrah ke Ducati pada musim depan. Posisinya digantikan gaco tim Suzuki, Maverick Vinales.
Namun, hal itu tidak diberikan Yamaha. Ducati sempat membela Lorenzo karena mereka memperbolehkan Andrea Iannone lakukan tes bersama Suzuki. Maksud dari tes lanjutan adalah pengujian setelah Valencia. Tes Valencia akan berlangsung setelah balapan akhir pekan ini. Jadi dihelat mulai Selasa-Rabu depan (15-16 November). “Tentu saja, Jorge ingin diberi kesempatan untuk menguji karena misinya adalah mendapatkan pacuan yang kompetitif untuk menjadi secepat mungkin dengan Ducati tahun depan. Pada musim depan, dia akan menjadi salah satu pesaing utama kami,“ tambah Jarvis.
“Ini adalah bisnis. Ini olahraga, benar-benar olahraga, bukan amal. Ini adalah bisnis,” tegas Lin Jarvis sebagai bos tim Movistar Yamaha yang menaungi Jorge Lorenzo.
Solid Gold