Posted by PT. Solid Gold Berjangka on Friday, 11 November 2016
“Gaya sepak bola Guardiola adalah menguasai bola, mencoba untuk menyerang, dan ketika Anda kehilangan bola, Anda harus segera merebutnya kembali.” “Mereka telah bermain dengan baik di awal kompetisi Liga Champions, dan aku yakin mereka akan memiliki kesempatan untuk menjadi juara bersama Guardiola,” Villa mengakhiri.
Villa pun yakin Guardiola akan sukses bersama City. Ia tak memiliki keraguan sedikit pun dengan kemampuan pelatih 45 tahun itu. Mantan pemain Barcelona David Villa memuji Manajer Manchester City Pep Guardiola setinggi langit. Ia bahkan menyebut Guardiola sebagai pelatih terbaik sepanjang sejarah sepak bola.
“Guardiola adalah salah satu pelatih terbesar dalam sejarah sepak bola dan aku merasa bangga telah bekerja sama dengan dia,” kata Villa kepada Sky Sports.
“Aku pikir City akan menjadi salah satu kandidat juara Liga Champions. Mereka telah menjadi salah satu tim papan atas sekarang dan bahkan lebih kuat dengan Guardiola yang bertanggung jawab di sana.” Villa kenal betul siapa Guardiola. Keduanya pernah bekerja sama di Barca pada 2010-2013.
Pelatih City, Pep Guardiola mengintruksikan para pemainnya saat berhadapan dengan Barcelona pada grup C Liga Champions di stadion Etihad, Manchester, (2/11). City menang atas Barcelona dengan skor 3-1. (Reuters/Phil Noble)
Presiden La Liga Enggan Minta Maaf kepada Barcelona | PT Solid Gold Berjangka
Di markas Valencia itu, Barcelona menang tipis 3-2 atas tuan rumah. Gol penentu kemenangan El Barca diciptakan Lionel Messi melalui tendangan penalti pada menit akhir.
Lemparan botol plastik itu mengenai Neymar dan Luis Suarez hingga kedua pemain mengerang kesakitan. Alhasil, Messi langsung murka ke hadapan pendukung tuan rumah.
Messi pun kemudian melakukan selebrasi bersama rekan-rekan setimnya. Namun, perayaan tersebut memancing emosi para suporter Valencia hingga sebuah botol plastik melayang ke kerumunan pemain Barcelona.
Presiden La Liga, Javier Tebas, menyatakan tidak akan meminta maaf kepada FC Barcelona terkait pernyataannya soal insiden pelemparan botol plastik di Stadion Mestalla, 22 Oktober 2016.